[wpgmza id=”1″]
Monthly Archives: March 2019
Road Map Indikator Kota Inklusi Banjarmasin
Untuk mencapai standar Kota atau Kabupaten Inklusi, dibutuhkan grand design yang memuat tujuan, sasaran, dan target. Semuanya dalam kerangka jangka pendek, menengah maupun panjang. Roadmap yang dirancang Pemerintah Kota Banjarmasin bersama mitra kerja dari organisasi penyandang disabilitas ini merupakan salah satu dokumen penting dalam upaya mewujudkan Banjarmasin sebagai Kota Inklusi. Roadmap sebagai salah satu pilar […]
Buku: Sewindu SAPDA
Penulisan buku refleksi ini, tidak saja diupayakan bisa menyajikan pengalaman sebagai media pembelajaran bagi individu dan organisasi lain, melainkan begitu banyak pengetahuan dan pengalaman yang didapat dan dipelajari selama proses penelitian dan penulisan buku itu sendiri. Maka tak elok, manakala tak menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada Nurul Saadah Andriani, Direktur Lembaga SAPDA, dan Ayatulloh […]
Buku: Menguak Tabir Kekerasan terhadap Perempuan Difabel
Buku ini membedah sejauh mana kekerasan pada perempuan difabel terjadi di tengah masyarakat. Bersumber dari penelitian yang dilakukan SAPDA, konstruksi sosial yang mendiskriminasi dan memarginalkan perempuan difabel menjadi salah satu pemicu utama. Buku ini merupakan referensi yang kuat dan pegangan wajib bagi pihak-pihak yang melakukan assessment terhadap gerakan perempuan, khususnya perempuan difabel. eBook menguak tabir […]
Penyandang Disabilitas dalam Pemilu




Penyandang disabilitas masih mendapat diskriminasi dalam pemilu. Banyak pihak yang memandang disabilitas, terutama ODGJ tidak berhak memilih atau dipilih dalam pemilu karena kedisabilitasannya. Padahal, jika merujuk UU No 8 tahun 2016 menyebutkan bahwa disabilitas juga memiliki hak memilih dan dipilih setiap kami pemilu digelar.
Cara Berinteraksi dengan Penyandang Disabilitas
Dalam berinteraksi dengan Penyandang Disabilitas memiliki perbedaan cara. Setiap ragam disabilitas memiliki cara berbeda dalam berinteraksi. Dalam berinteraksi dengan penyandang disabilitas daksa misalnya, tidak bisa disamakan dengan disabilitas Tuli. Ketika berinteraksi dengan disabilitas daksa, usahakan jalan beriringan dan sejajar. Itu akan memudahkan disabilitas daksa dalam berjalan. Selain itu, jangan memegang atau menyentuh alat bantu yang […]
Menghindari Upaya Segresi dalam Rehabilitasi Penyandang Disabilitas; Catatan terhadap RPP Kesejahteraan Sosial
Dinamika pembahasan Rancangan Peraturan Pemerintah Kesejahteraan Sosial (RPP Kesos) dan Habilitasi-Rehabilitasi (Hab-rehab) yang berlangsung sejak Agustus 2017 akhirnya melahirkan kesepakatan pemecahan RPP menjadi dua bagian. Pertama, RPP tentang Kesejahteraan Sosial. Kedua, RPP tentang Habilitasi dan Rehabilitasi. Sentra Advokasi Perempuan, Difabel dan Anak (SAPDA) sejak medio Agustus 2017 sampai saat ini sudah berperan aktif membahas RPP […]
Peran Pendamping bagi Disabilitas dalam Penanganan Kekerasan Seksual; Kajian Rancangan Pemasangan Alat Kontrasepsi dalam RUU PKS
Pendahuluan Pro-kontra terkait RUU Penghapusan Kekerasan Seksual (RPKS) hingga saat ini masih tertahan dan belum disahkan. Hal tersebut berimplikasi pada perlindungan terhadap korban kekerasan seksual terhambat. Policy brief ini disusun Sentra Advokasi Perempuan, Difabel dan Anak (SAPDA) sebagai upaya memberikan pandangan terhadap RPKS dari perspektif disabilitas. Prinsip yang menjadi pegangan SAPDA adalah penghargaan dan persamaan […]
Mempercepat Implementasi Pergub DIY No 60 Tahun 2014 Tentang Tata Cara Penyediaan Bantuan Hukum Bagi Penyandang Disabilitas
“Penanganan hukum bagi difabel masih jauh dari kata memadai. Banyak kasus yang melibatkan penyandang difabel, baik sebagai korban, tersangka, terdakwa dan saksi, berujung pada diskriminasi dan pelanggaran atas hak peradilan yang adil.” (Majalah Komisi Yudisial, Edisi April-Juni 2018) Salah satu instrumen penting dalam terciptanya harmonisasi masyarakat yang terjamin oleh hukum, termasuk bagi penyandang disabilitas […]
