Kontradiksi RUU KUHP dengan Urgensi Peran Pendamping Penyandang Disabilitas dalam Sosialisasi Penggunaan Alat Kontrasepsi sebagai Upaya Perlindungan Perempuan Dengan Disabilitas

Masalah klasik yang terjadi dalam setiap pembuatan kebijakan di Indonesia adalah seringkali kebijakan yang dibuat tanpa memperlihatkan aspek yang ada di masyarakat. Salah satunya bisa dilihat dalam kasus penyandang disabilitas terkait Rencana Aksi Nasional (RAN) Penyandang Cacat 2004 -2013 yang hanya memuat program dan kebijakan, namun tidak secara eksplisit menyebutkan instansi/kementerian yang seharusnya melaksanakan tugas […]

Road Map Indikator Kota Inklusi Banjarmasin

Untuk mencapai standar Kota atau Kabupaten Inklusi, dibutuhkan grand design yang memuat tujuan, sasaran, dan target. Semuanya dalam kerangka jangka pendek, menengah maupun panjang. Roadmap yang dirancang Pemerintah Kota Banjarmasin bersama mitra kerja dari organisasi penyandang disabilitas ini merupakan salah satu dokumen penting dalam upaya mewujudkan Banjarmasin sebagai Kota Inklusi. Roadmap sebagai salah satu pilar […]

Buku: Sewindu SAPDA

Penulisan buku refleksi ini, tidak saja diupayakan bisa menyajikan pengalaman sebagai media pembelajaran bagi individu dan organisasi lain, melainkan begitu banyak pengetahuan dan pengalaman yang didapat dan dipelajari selama proses penelitian dan penulisan buku itu sendiri. Maka tak elok, manakala tak menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada  Nurul Saadah Andriani, Direktur Lembaga SAPDA, dan Ayatulloh […]

Buku: Menguak Tabir Kekerasan terhadap Perempuan Difabel

Buku ini membedah sejauh mana kekerasan pada perempuan difabel terjadi di tengah masyarakat. Bersumber dari penelitian yang dilakukan SAPDA, konstruksi sosial yang mendiskriminasi dan memarginalkan perempuan difabel menjadi salah satu pemicu utama. Buku ini merupakan referensi yang kuat dan pegangan wajib bagi pihak-pihak yang melakukan assessment terhadap gerakan perempuan, khususnya perempuan difabel. eBook menguak tabir […]

Penyandang Disabilitas dalam Pemilu

Penyandang disabilitas masih mendapat diskriminasi dalam pemilu. Banyak pihak yang memandang disabilitas, terutama ODGJ tidak berhak memilih atau dipilih dalam pemilu karena kedisabilitasannya. Padahal, jika merujuk UU No 8 tahun 2016 menyebutkan bahwa disabilitas juga memiliki hak memilih dan dipilih setiap kami pemilu digelar.

 

 

Peran Pendamping bagi Disabilitas dalam Penanganan Kekerasan Seksual; Kajian Rancangan Pemasangan Alat Kontrasepsi dalam RUU PKS

Pendahuluan Pro-kontra terkait RUU Penghapusan Kekerasan Seksual (RPKS) hingga saat ini masih tertahan dan belum disahkan. Hal tersebut berimplikasi pada perlindungan terhadap korban kekerasan seksual terhambat. Policy brief ini disusun Sentra Advokasi Perempuan, Difabel dan Anak (SAPDA) sebagai upaya memberikan pandangan terhadap RPKS dari perspektif disabilitas. Prinsip yang menjadi pegangan SAPDA adalah penghargaan dan persamaan […]

Mempercepat Implementasi Pergub DIY No 60 Tahun 2014 Tentang Tata Cara Penyediaan Bantuan Hukum Bagi Penyandang Disabilitas

“Penanganan hukum bagi difabel masih jauh dari kata memadai. Banyak kasus yang melibatkan penyandang difabel, baik sebagai korban, tersangka, terdakwa dan saksi, berujung pada diskriminasi dan pelanggaran atas hak peradilan yang adil.” (Majalah Komisi Yudisial, Edisi April-Juni 2018)   Salah satu instrumen penting dalam terciptanya harmonisasi masyarakat yang terjamin oleh hukum, termasuk bagi penyandang disabilitas […]