Mengenal Konsep Inklusi Sosial Berperspektif Gender dan Disabilitas

Pembuatan dan implementasi kebijakan di Indonesia hanya sekedar berfokus pada pemberian layanan yang setara, namun belum mempertimbangkan aspek-aspek gender dan disability. Inilah yang menyebabkan perempuan dan penyandang disabilitas tidak memperoleh keadilan sesuai dengan porsinya. Hal tersebut merupakan poin utama dari paparan Direkur SAPDA Nurul Saadah dalam Konferensi Nasional Catatan Kritis RUU Ketahanan Keluarga dan Rancangan […]

Buku Saku Kekerasan Terhadap Perempuan Difabel

Buku Saku Kekerasan terhadap Perempuan Difabel¬†ini merujuk kepada modul penanganan kekerasan terhadap perempuan difabel yang telah disusun oleh Yayasan Sentra Advokasi Perempuan Difabel (SAPDA). Buku mini ini dibuat dengan tujuan memenuhi kebutuhan informasi singkat namun padat mengenai jenis kekerasan yang dialami perempuan disabilitas. Pada Juni 2019, buku ini sudah pada cetaka ke-V. Buku setebal 46 […]

Kompleksitas Cakap Hukum bagi Penyandang Disabilitas di Indonesia

Dalam kasus hukum di Indonesia, terdapat kompleksitas tersendiri dalam menentukan cakap hukum. Hal ini disebabkan adanya perbedaan norma dalam memberi batasan terkait dengan kecakapan hukum seseorang. Dalam konsep norma, terdapat dua hal norma hukum yaitu tertulis dan tidak tertulis lalu timbul pertanyaan perspektif apa yang digunakan dalam mendefiniskan kecakapan hukum itu sendiri. Seperti contohnya konteksnya […]

Menghindari Upaya Segresi dalam Rehabilitasi Penyandang Disabilitas; Catatan terhadap RPP Kesejahteraan Sosial

Dinamika pembahasan Rancangan Peraturan Pemerintah Kesejahteraan Sosial (RPP Kesos) dan Habilitasi-Rehabilitasi (Hab-rehab) yang berlangsung sejak Agustus 2017 akhirnya melahirkan kesepakatan pemecahan RPP menjadi dua bagian. Pertama, RPP tentang Kesejahteraan Sosial. Kedua, RPP tentang Habilitasi dan Rehabilitasi. Sentra Advokasi Perempuan, Difabel dan Anak (SAPDA) sejak medio Agustus 2017 sampai saat ini sudah berperan aktif membahas RPP […]